
TUAL | Lintas-Pulau.com : Pemerintah Kota Tual menyambut kedatangan 545 prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 914/Satria Maryadat DAM XV/Pattimura melalui prosesi adat dan upacara resmi di Pelabuhan Yos Sudarso, Senin (23/3/2026) malam.
Wali Kota Tual, Ahmad Yani Renuat, yang diwakili Wakil Wali Kota Amir Rumra, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam upacara penyambutan, Amir Rumra bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan sambutan di hadapan ratusan prajurit yang akan bertugas di wilayah Kota Tual.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para prajurit yang baru tiba. “Selamat datang di Bumi Larvul Ngabal. Semoga kehadiran para prajurit dapat membawa semangat pengabdian, menjaga keamanan, serta mempererat kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.
Kedatangan Yonif TP 914/Satria Maryadat merupakan bagian dari penugasan prajurit di wilayah Maluku yang sebelumnya telah mendapatkan pembekalan langsung dari Pangdam XV/Pattimura, Putranto Gatot Sri Handoyo.
Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa meskipun prajurit Infanteri Teritorial Pembangunan memiliki tugas tambahan di bidang ketahanan pangan seperti pertanian dan peternakan, identitas utama mereka tetap sebagai pasukan tempur yang militan dan profesional.
Ia juga menginstruksikan para perwira untuk konsisten melakukan pembinaan terhadap anggota serta memantau kondisi kesehatan prajurit secara berkala guna menjaga kesiapan operasional satuan.
Selain itu, seluruh prajurit diingatkan untuk terus mengasah kemampuan dasar militer, terutama kemahiran menembak, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi TNI Angkatan Darat.
Diketahui, prajurit Yonif TP 914 merupakan bagian dari satuan yang sebelumnya mengikuti pengarahan bersama prajurit dari beberapa wilayah lain di Maluku, termasuk satuan dari Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Aru, dan Maluku Barat Daya.
Prosesi penyambutan yang berlangsung pada pukul 22.30 WIT tersebut berjalan khidmat, ditandai dengan nuansa adat khas Maluku yang mencerminkan penerimaan hangat masyarakat Tual terhadap kehadiran para prajurit.