
TUAL | Lintas-Pulau.com : “Jangan menunggu perintah, tapi harus mampu membaca kebutuhan dan langsung bertindak.” Penegasan itu menjadi pesan utama Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat kepada generasi muda Ohoi Lebetawi dalam mendorong percepatan pembangunan desa.
Pesan tersebut disampaikan Renuat saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Pemuda dan Pelajar Ohoi Lebetawi, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Sabtu (28/3/2026).
Dalam kesempatan itu, ia mendorong pemuda untuk tampil sebagai aktor utama perubahan, bukan sekadar penonton dalam proses pembangunan.
Renuat menegaskan bahwa masa depan desa sangat ditentukan oleh kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman. Pemuda, menurutnya, harus adaptif, responsif, serta mampu menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat.
Ia juga mengapresiasi terbentuknya organisasi kepemudaan tersebut sebagai wadah strategis dalam meningkatkan partisipasi aktif generasi muda, khususnya dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
“Pemuda harus hadir sebagai solusi. Jangan menunggu diperintah, tapi mampu membaca kebutuhan dan langsung bertindak,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Renuat turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan dalam pelayanan pemerintah. Ia menilai kritik dan evaluasi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan ke depan.
Lebih lanjut, ia menyebut kehadiran organisasi pemuda di Lebetawi dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Terlebih, wilayah tersebut kini berkembang sebagai salah satu kawasan strategis di Kota Tual.
Hal itu ditandai dengan masuknya sejumlah program nasional, seperti Koperasi Merah Putih serta rencana pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Lebetawi punya potensi besar untuk melompat lebih maju. Kesadaran masyarakatnya tinggi, sehingga layak menjadi prioritas pembangunan,” katanya.
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Renuat mendorong pemuda untuk membudayakan literasi, meningkatkan pendidikan, serta aktif dalam berbagai kegiatan produktif yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Pemerintah daerah, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh terhadap program-program kepemudaan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, Renuat menekankan pentingnya integritas dalam berorganisasi. Ia mengingatkan setiap pengurus memiliki tanggung jawab moral yang besar, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan.
“Integritas itu soal konsistensi antara ucapan dan tindakan. Apa yang dikatakan, itu yang harus dilakukan,” tegasnya.
Tak lupa Ia juga mengapresiasi pengurus sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan, seraya berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan semangat perubahan, inovasi, dan kemajuan bagi Ohoi Lebetawi.