
TUAL | Lintas-Pulau.com : Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tual bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat pada Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di bulan suci Ramadan ini dipusatkan di dua titik strategis, yakni di depan Puskesmas Fiditan, Kecamatan Dullah Utara dan Bundaran Perempatan Wearhir, Kecamatan Dullah Selatan.
Terpantau kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 16.00 hingga 17.30 WIT itu menyasar para pengguna jalan, baik pengendara roda dua, roda empat maupun pejalan kaki yang melintas.
Selain membagikan takjil, para pemuda juga membagikan brosur berisi pesan moral serta imbauan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Tual.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tual, Andreas Rafr, SH, mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan merupakan bentuk nyata peran pemuda dalam menjaga stabilitas sosial di daerah.
Menurutnya, momentum Ramadan menjadi ruang yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas dan tanggung jawab sosial pemuda terhadap masyarakat.
“Pemuda bukan hanya agen perubahan, tetapi juga penjaga harmoni sosial. Karena itu kami ingin pemuda berada di garda terdepan menjaga kedamaian di Kota Tual,” ujar Andreas.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai organisasi kepemudaan seperti HMI, PMKRI, GMKI, GMNI, PMII, IMM, KAMMI hingga KNPI menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi lintas organisasi.
Ketua DPD KNPI Kota Tual, Gasandi Renfaan, SH, berharap kegiatan berbagi takjil ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi tradisi sosial yang terus dilestarikan oleh generasi muda.
Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Kota Tual, Zacharias Simon Febby, mengapresiasi Dispora Kota Tual yang telah mempercayai organisasi kepemudaan sebagai mitra dalam kegiatan sosial di bulan Ramadan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah dan pemuda dapat bekerja bersama untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Ketua PC IMM Cabang Tual–Malra, Senen Difinubun, mengatakan kegiatan berbagi takjil memiliki nilai keagamaan dan kemanusiaan karena tidak memandang latar belakang penerima.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai budaya Kei, yakni semangat Ain Ni Ain yang berarti saling memiliki dan menjaga satu sama lain.
Sekretaris Bidang PA HMI Cabang Tual–Malra, Dedi Suryadi Tamher, turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang dapat memecah belah persatuan.
Melalui kegiatan tersebut, para pemuda berharap masyarakat dapat terus menjaga keamanan, kedamaian, dan keharmonisan Kota Tual yang dikenal sebagai Kota Maren. (SF)