Dari Apel Gabungan, Amir Rumra Dorong ASN Jadi Garda Stabilitas Daerah


TUAL | Lintas-Pulau.com : Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) dan P3K harus tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas daerah. 

Penegasan itu Rumra sampaikan saat memimpin apel gabungan ASN dan P3K di lingkungan Pemerintah Kota Tual, Senin (30/3/2026).

Dalam arahannya, ia menekankan bahwa peran ASN tidak sebatas pada tugas administratif, melainkan juga mencakup tanggung jawab sosial dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“ASN dan P3K harus dapat hadir sebagai penyeimbang, bukan sekadar pelaksana tugas rutin,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia menggarisbawahi pentingnya integritas, disiplin, dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. 

Menurutnya, sikap tersebut akan berdampak langsung terhadap kepercayaan publik dan kondusivitas wilayah.

Rumra juga mengingatkan agar setiap persoalan diselesaikan melalui jalur koordinasi yang jelas. Ia menegaskan, penyampaian informasi harus dilakukan secara berjenjang kepada pimpinan guna menghindari kesalahan dalam pengambilan keputusan.

Tak hanya itu, ia menyoroti pentingnya menjaga kerahasiaan informasi internal. ASN dan P3K diminta tidak menyebarkan informasi kedinasan secara sembarangan, terutama melalui media sosial, yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Di sisi lain, Rumra mengimbau agar ASN dan P3K lebih bijak dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang. Ia menegaskan bahwa informasi yang belum terverifikasi dapat memperkeruh suasana dan mengganggu stabilitas sosial jika disebarluaskan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan bukan hanya berada di pundak aparat TNI dan Polri, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama, termasuk ASN maupun P3K sebagai bagian dari masyarakat.

“Katong semua punya peran. Jangan pasif ketika ada potensi gangguan, tetapi harus hadir memberikan solusi dan menenangkan situasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rumra juga mendorong ASN dan P3K untuk aktif membina generasi muda agar menjauhi perilaku negatif, seperti konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu konflik sosial.

Ia menegaskan bahwa langkah pencegahan harus lebih diutamakan dibandingkan penanganan setelah konflik terjadi. Oleh karena itu, ASN dan P3K diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Apel gabungan itu ditutup dengan ajakan memperkuat semangat kebersamaan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, sebagai upaya menjaga kondisi daerah tetap aman dan kondusif.

“Dengan semangat ‘katong’, kita bisa menjaga kondisi tetap kondusif dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.