Dekan FKIP Tegaskan Tanggung Jawab BEM Uninggrat Tual Sukseskan Hari Pendidikan Nasional


Laporan : RICKY BALVID 

TUAL | Lintas-Pulau.com : Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Uninggrat Tual, Hj. Syamsiah Ingratubun, secara resmi melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP periode terbaru, dalam kegiatan yang berlangsung di aula kampus, Selasa (29/4/2026).

Dalam sambutannya, Syamsiah menyampaikan keyakinannya terhadap kapasitas para mahasiswa yang baru dilantik untuk menjalankan tugas organisasi sekaligus tetap berprestasi dalam perkuliahan.

“Saya melihat wajah-wajah yang akan sukses, baik dalam perkuliahan maupun dalam menjalankan tanggung jawab yang kini ada di pundak kalian,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masa bakti kepengurusan BEM yang hanya berlangsung satu tahun harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menghadirkan program kerja yang berdampak bagi mahasiswa, khususnya di lingkungan FKIP.

Syamsiah juga mengingatkan bahwa pelantikan ini bertepatan dengan momentum menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei. 

Menurutnya, pengurus baru memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“FKIP identik dengan dunia keguruan, sehingga seluruh aktivitas yang dilakukan harus berkaitan dengan pendidikan. Waktu yang tersisa memang singkat, tetapi saya yakin kalian mampu melaksanakan kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Ia turut menekankan pentingnya kerja sama dalam organisasi. Menurutnya, seorang pemimpin tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan anggota.

“Kami menitipkan mahasiswa di lembaga ini kepada pengurus baru. Bersatu dan bekerja sama menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BEM FKIP yang baru dilantik, Irham Roroa, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari gerakan mahasiswa dalam merespons dinamika dunia pendidikan.

“Ini bukan hanya pelantikan, tetapi awal dari gerakan untuk menjawab tantangan pendidikan, baik di tingkat global maupun di daerah, khususnya Kota Tual dan Maluku Tenggara,” ujarnya.

Ia menyoroti perubahan dunia pendidikan menuju era Society 5.0, yang di sisi lain masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan, seperti akses, fasilitas, dan kualitas pendidikan.

Menurut Irham, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus panggilan bagi mahasiswa untuk berperan aktif dalam mendorong perubahan.

Mengutip pemikiran tokoh pendidikan Tan Malaka, ia menyebut tujuan pendidikan adalah mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan.

“Kita tidak hanya belajar, tetapi juga harus membawa perubahan,” tegasnya.

Irham menambahkan, kepengurusan BEM FKIP ke depan berkomitmen membangun mahasiswa yang kompeten dan inovatif, serta menciptakan ruang pengembangan berbasis Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk bersatu, berkolaborasi, dan berani bertindak dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.

“Perubahan tidak datang dari mereka yang diam, tetapi dari mereka yang bergerak,” pungkasnya.