TUAL | Lintas-Pulau.com : Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan untuk pertama kalinya menggelar sosialisasi Beasiswa LPDP di Kota Tual, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Politeknik Perikanan Negeri Tual (POLIKANT) itu menjadi langkah nyata pemerintah memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Maluku, khususnya di wilayah afirmasi.
Kehadiran LPDP di Kota Tual disambut antusias sekitar 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, aparatur sipil negara (ASN), personel TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister, doktor, dan dokter spesialis.
Direktur Investasi LPDP, Muhammad Oriza, menegaskan bahwa investasi terbesar bangsa bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Meski Kota Tual masuk dalam kategori daerah afirmasi, menurutnya putra-putri daerah memiliki kemampuan untuk bersaing memperoleh beasiswa di universitas-universitas terbaik dunia melalui berbagai skema Beasiswa LPDP.
"Tual memang daerah afirmasi, tetapi saya yakin anak-anak muda Tual mampu bertanding melalui program Universitas Unggulan dan meraih pendidikan di kampus kelas dunia," ujar Oriza.
Sementara itu, Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi Beasiswa LPDP, Andar Ramona Sinaga, memaparkan sejumlah kebijakan baru dalam Seleksi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 yang dirancang lebih inklusif dan memberikan peluang lebih luas bagi masyarakat, terutama dari daerah afirmasi.
Ia menjelaskan, LPDP kini memberikan lebih banyak pilihan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris, menyederhanakan sejumlah persyaratan administrasi, serta memberikan kemudahan bagi pendaftar yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan sesuai ketentuan LPDP.
Menurut Andar, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan nasional.
"Garis start anak muda Tual tentu berbeda dengan mereka yang berada di Jakarta atau Bandung. Karena itu, manfaatkan kategori Beasiswa Daerah Afirmasi sebagai peluang untuk menggapai pendidikan terbaik," katanya.
Direktur Politeknik Perikanan Negeri Tual, Dr. Usman Madubun, mengapresiasi penyelenggaraan sosialisasi LPDP yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Tual. Ia menilai kegiatan tersebut membuka wawasan baru bagi sivitas akademika dan masyarakat mengenai peluang melanjutkan pendidikan melalui LPDP.
"Kami terus mendorong dosen melanjutkan studi S3 dan mahasiswa melanjutkan pendidikan S2 maupun S3. Kehadiran LPDP menjadi perhatian besar bagi kami di daerah 3T," ungkapnya.
Untuk sebagai informasi hingga kini, tercatat 44 putra-putri asal Kota Tual telah menjadi penerima manfaat LPDP. Mereka terdiri atas 32 penerima Beasiswa Daerah Afirmasi, enam penerima Beasiswa PNS/TNI/Polri, tiga penerima Beasiswa Dokter Spesialis, dua penerima Beasiswa Dokter Spesialis RSPPU, serta satu penerima Bantuan Pendanaan Tesis/Disertasi.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Tual memiliki daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional apabila memperoleh kesempatan dan akses informasi yang memadai.
Secara nasional, hingga 31 Mei 2026, LPDP telah menyalurkan beasiswa kepada 58.749 penerima, sementara total dana abadi pendidikan yang dikelola mencapai Rp195,81 triliun.
Adapun dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan pendidikan, riset, perguruan tinggi, kebudayaan, hingga Program Sekolah Garuda sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui sosialisasi perdana di Kota Tual, LPDP berharap semakin banyak generasi muda Maluku berani bermimpi, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri, lalu kembali membangun daerahnya.
Menutup kegiatan, Andar berpesan agar para peserta tidak pernah menyerah mengejar cita-cita melalui jalur pendidikan.
"Gali mimpi dan terus berusahalah. Entah one shot atau two shot, bahkan berkali-kali sekalipun. Jadikan Beasiswa LPDP sebagai perjuangan untuk mengubah hidup menjadi lebih baik melalui pendidikan," tutupnya.
