
TUAL | Lintas-Pulau.com : Pemerintah Kota Tual mendorong Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) untuk terus mengambil peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendukung sistem komunikasi daerah, pelayanan kemanusiaan, serta pembangunan masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tual, Usman Borut, saat membuka Musyawarah Lokal (Muslok) IV ORARI Lokal Tual Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Tual, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus ORARI Daerah Maluku, pengurus ORARI Lokal Tual, anggota amatir radio, serta panitia pelaksana.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Usman Borut, Pemerintah Kota Tual menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi ORARI yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, hingga dukungan komunikasi pada momen-momen penting.
“ORARI telah menunjukkan dedikasi nyata sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam menyediakan dukungan komunikasi, pengamanan mudik Lebaran, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” ujar Usman Borut membacakan sambutan Wali Kota.
Menurutnya, keberadaan ORARI tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan kemampuan teknis komunikasi radio, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperkuat semangat kebangsaan, solidaritas sosial, serta membantu masyarakat pada situasi darurat dan kebencanaan.
Wali Kota juga memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dilakukan ORARI Lokal Tual, termasuk melalui program Special Call dan Special Event Station yang dinilai mampu memperkenalkan Kota Tual ke tingkat nasional maupun internasional melalui jaringan komunikasi radio amatir.
Lebih lanjut, Musyawarah Lokal dinilai sebagai momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi, menyusun program kerja yang lebih adaptif, serta memilih kepengurusan yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen dalam membawa organisasi ke arah yang lebih maju.
Wali Kota berharap kepengurusan baru yang akan terpilih mampu menjadikan ORARI Lokal Tual sebagai organisasi yang profesional, modern, inklusif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi komunikasi di era digital.
“Pertahankan sinergi yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Kota dan instansi terkait lainnya. Teruslah mengudara dengan menjunjung tinggi kode etik amatir radio dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua ORARI Daerah Maluku, Abdul Chalik Usman (YB8VK), menegaskan bahwa Muslok IV ORARI Lokal Tual bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal, mengevaluasi capaian program kerja, serta merumuskan langkah-langkah pengembangan organisasi ke depan.
Ia menilai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berlangsung sangat cepat harus menjadi peluang bagi ORARI untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya anggotanya.
“Perkembangan teknologi digital harus menjadi peluang bagi ORARI untuk terus beradaptasi. Anggota ORARI perlu meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi komunikasi terkini, serta mengintegrasikan pengetahuan radio amatir dengan perkembangan teknologi digital,” tegas Abdul Chalik Usman.
Menurutnya, ORARI Daerah Maluku berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan penguatan organisasi di seluruh wilayah Maluku, termasuk ORARI Lokal Tual, agar semakin aktif, maju, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun pembangunan daerah.
Menutup sambutannya, Abdul Chalik Usman mengajak seluruh peserta Muslok untuk mengikuti setiap tahapan musyawarah secara demokratis dan bertanggung jawab demi menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan organisasi.
Melalui Muslok IV ini, ORARI Lokal Tual diharapkan semakin solid dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya anggota, serta memperluas kontribusi sebagai garda terdepan komunikasi daerah yang siap mendukung pembangunan, pelayanan kemanusiaan, dan kebutuhan komunikasi masyarakat di Kota Tual.