Menuju Tanah Suci, Wawali Tual Tekankan Disiplin Jamaah dan Ketahanan Fisik Ibadah


TUAL | Lintas-Pulau.com
: Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Agung Al-Huriyah 45 Tual, Jumat (08/05/2026), saat Pemerintah Kota Tual secara resmi mengantar keberangkatan calon jamaah haji menuju Tanah Suci. 

Di tengah lantunan doa keluarga dan kerabat, Wakil Wali (Wawali) Kota Tual, H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., hadir mewakili Wali Kota Tual H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., MH., untuk memimpin prosesi pengantaran jamaah.

Momentum tersebut bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan menjadi ruang refleksi spiritual bagi para calon tamu Allah yang akan menjalani perjalanan ibadah penuh tantangan, baik secara fisik maupun mental.

Turut hadir dalam kegiatan itu (Pj) Sekretaris Daerah Kota Tual, Ridwan Abdul Fadirubun, bersama jajaran pemerintah daerah serta keluarga jamaah yang memenuhi area masjid dengan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan serta kelancaran selama menunaikan rukun Islam kelima.

Dalam arahannya, Amir Rumra menegaskan bahwa ibadah haji membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Ia mengingatkan para jamaah agar menjaga kedisiplinan, menaati arahan petugas, serta membangun solidaritas antarsesama jamaah selama berada di Arab Saudi.

Menurutnya, jutaan umat Muslim dari berbagai negara akan berkumpul di satu tempat dan waktu yang sama, sehingga ia katakan sikap tertib dan kebersamaan menjadi kunci utama menjaga kenyamanan dan keselamatan selama beribadah.

“Mengingat jumlah jamaah yang sangat banyak, saya berharap seluruh jamaah saling mengingatkan, menjaga kebersamaan, dan mengutamakan kepentingan bersama selama menjalankan ibadah,” kata Amir Rumra.

Ia juga mengajak jamaah untuk lebih bijak mengatur waktu ibadah, termasuk membiasakan membaca doa-doa singkat namun penuh kekhusyukan agar aktivitas ibadah berjalan lebih efektif di tengah padatnya rangkaian pelaksanaan haji.

Tak hanya menyoroti aspek spiritual, Wakil Wali Kota Tual turut memberi perhatian serius terhadap kondisi kesehatan jamaah. Perbedaan cuaca ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi dinilai menjadi tantangan yang harus diantisipasi sejak awal.

Amir Rumra mengingatkan jamaah agar menjaga pola istirahat, memperhatikan kondisi tubuh, serta tidak memaksakan diri saat mengalami kelelahan. 

Ia juga meminta jamaah berhati-hati menggunakan pendingin ruangan karena perubahan suhu yang drastis dapat memicu gangguan kesehatan.

“Hati-hati saat menggunakan AC, jangan langsung menyesuaikan dengan suhu yang terlalu dingin agar tubuh tidak mudah sakit. Kesehatan harus menjadi prioritas selama menjalankan ibadah,” pesannya.

Selain itu, jamaah juga diminta mampu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya setempat, mulai dari pola makan hingga kebiasaan sehari-hari di pemondokan. 

Lanjut Rumra, kebersihan dan kerapian tempat tinggal pun menjadi bagian penting yang harus dijaga bersama selama berada di Tanah Suci.

"Bagi Pemerintah Kota Tual, keberangkatan jamaah haji bukan hanya perjalanan religius, tetapi juga membawa nama baik daerah," sambungnya. 

Karena itu, para jamaah diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, tertib, dan saling menghormati selama berada di luar negeri.