![]() |
AMBON | Lintas-Pulau.com : Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti proses penerimaan 28 calon jamaah haji asal Kota Tual di Asrama Haji Waeheru, Provinsi Maluku, Jumat (8/5/2026).
Momentum itu menjadi tahapan penting sebelum para jamaah diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Diketahui kedatangan jamaah tersebut disambut dalam prosesi resmi yang dipimpin Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra.
Dalam kesempatan itu, Amir menyerahkan Surat Penerimaan Masuk Asrama (SPMA) milik jamaah kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Maluku dan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku sebagai bagian dari tahapan administrasi keberangkatan.
Amir Rumra menegaskan Pemerintah Kota Tual terus memberikan perhatian penuh terhadap proses keberangkatan jamaah, mulai dari persiapan di daerah hingga memasuki embarkasi haji.
“Pemerintah berharap seluruh jamaah menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, serta fokus menjalankan ibadah dengan baik sehingga seluruh rangkaian haji berjalan lancar dan kembali ke daerah dengan predikat haji mabrur,” ujar Amir Rumra.
Usai proses administrasi, para jamaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan panjang menuju Arab Saudi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku sekaligus Kepala Staf Penyelenggara Haji dan Umrah, Djumadi Wali, memastikan seluruh jamaah telah memenuhi seluruh tahapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Seluruh jamaah dalam kondisi baik dan telah mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan administrasi maupun kesehatan sesuai prosedur yang berlaku. Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal demi kenyamanan dan keselamatan jamaah,” kata Djumadi.
Selain pemeriksaan kesehatan, para jamaah juga menerima biaya hidup atau living cost sebagai bekal selama berada di Tanah Suci.
Adapun pada musim haji 2026, setiap jamaah haji reguler menerima uang saku sebesar 750 Riyal Arab Saudi (SAR) atau setara sekitar Rp3,3 juta hingga Rp3,45 juta.
Pemberian living cost tersebut bertujuan membantu kebutuhan pribadi jamaah selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi, di luar fasilitas utama yang telah disiapkan pemerintah.
Sesuai jadwal, jamaah haji asal Kota Tual akan diberangkatkan dari Asrama Haji Waeheru menuju Bandara Internasional Pattimura Ambon pada Sabtu (9/5/2026) pukul 11.00 WIT menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Selanjutnya, rombongan akan transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sebelum melanjutkan penerbangan langsung menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, pada hari yang sama pukul 21.15 WITA.
Untuk sebagai informasi jamaah haji Kloter 26 Embarkasi Ambon sendiri merupakan gabungan jamaah dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku, termasuk Kota Tual.
Meski demikian, perhatian pemerintah daerah terhadap jamaah asal Tual terlihat kuat melalui pendampingan langsung sejak proses pelepasan hingga penerimaan di asrama haji.
Tahapan masuk asrama haji menjadi penanda bahwa para jamaah kini semakin dekat mewujudkan impian menunaikan rukun Islam kelima.
Di tengah suasana penuh doa dan harapan keluarga, para jamaah asal Kota Tual diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar serta kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan meraih predikat haji mabrur.
