Pj Sekda Tual Resmi Buka Forum Lintas Perangkat Daerah, Fokus Sinkronisasi Program RKPD 2027


TUAL | Lintas-Pulau.com
: Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Tual, Ridwan A. Fadirubun, mewakili Wali Kota Tual Hi. Akhmad Yani Renuat, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat Daerah Kota Tual dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tual Tahun 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Kota Tual, Kamis (9/4/2026), dan dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur pemerintah kecamatan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Ridwan menegaskan bahwa pelaksanaan forum perangkat daerah merupakan bagian penting dari tahapan perencanaan pembangunan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Menurutnya, forum ini menjadi wadah strategis untuk mengintegrasikan berbagai usulan, mensinergikan prioritas pembangunan, serta memastikan dokumen perencanaan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Forum perangkat daerah yang dilaksanakan hari ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang RKPD tingkat kecamatan. Seluruh hasil pembahasan di kecamatan akan menjadi bahan bagi perangkat daerah dalam menyusun RKPD Kota Tual Tahun 2027,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui forum lintas perangkat daerah akan terbangun keterpaduan berbagai sektor untuk membahas arah pembangunan Kota Tual pada tahun mendatang.

Selain itu, forum ini bertujuan menyelaraskan usulan hasil Musrenbang kecamatan dengan rencana program dan kegiatan perangkat daerah, baik yang bersumber dari APBD maupun sumber pembiayaan lainnya.

Ridwan juga menyoroti hasil monitoring dan evaluasi terhadap program pembangunan tahun sebelumnya yang masih menemukan sejumlah kelemahan, baik dalam aspek perencanaan maupun pelaksanaan.

Karena itu, ia meminta seluruh OPD memberi perhatian serius terhadap sejumlah hal strategis.

Pertama, setiap OPD diminta menyusun program prioritas beserta indikator kinerja yang terukur, realistis, serta didukung data yang relevan untuk menjawab persoalan daerah seperti kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan tingginya angka pengangguran.

Kedua, penyusunan program dan kegiatan RKPD harus berpedoman pada filosofi Money Follow Program Prioritas, yakni anggaran harus mengikuti program prioritas yang selaras dengan visi-misi pembangunan Kota Tual.

Ketiga, sinergi dan kolaborasi antar-OPD harus diperkuat agar tidak terjadi tumpang tindih program serta mampu memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia.

Keempat, setiap kegiatan maupun sub kegiatan harus memiliki output, outcome, dan indikator capaian yang jelas, terukur, serta sesuai kebutuhan riil masyarakat sehingga keberhasilan perangkat daerah dapat dievaluasi secara objektif.

Kelima, perumusan kegiatan harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran, agar seluruh program dapat dilaksanakan dan penyerapan anggaran berjalan optimal.

Keenam, pemerintah daerah didorong meningkatkan investasi guna memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi, terobosan nyata, serta pencarian sumber-sumber pembiayaan lainnya.

Mengakhiri sambutannya, Ridwan secara resmi membuka kegiatan tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Forum Lintas Perangkat Daerah Kota Tual dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya.