Wawali Tual Pimpin Rapat Bahas Stok, Harga, Distribusi BBM Bersubsidi dan Pengawasan Ketat


TUAL | LINTAS-PULAU.COM
: Pemerintah Kota Tual bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, mewakili Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Ketersediaan Stok, Keterjangkauan Harga, dan Distribusi BBM bersubsidi jenis minyak tanah dan Pertalite, Selasa (4/8/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tual itu digelar sebagai langkah strategis pemerintah dalam mencari solusi atas persoalan distribusi BBM yang dikeluhkan masyarakat sekaligus memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakapolres Tual, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Tual, Pasi Intel Kodim 1503/Maluku Tenggara, perwakilan Pertamina Tual, pengelola SPBU, para agen BBM se-Kota Tual, pimpinan OPD yang tergabung dalam TPID, serta sejumlah instansi vertikal.

Dalam rapat tersebut, TPID bersama seluruh pemangku kepentingan menghasilkan enam rekomendasi penting sebagai langkah konkret memperbaiki tata kelola distribusi BBM bersubsidi di Kota Tual.

Pertama, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) diminta segera menggelar rapat bersama agen dan pangkalan guna menetapkan zonasi pangkalan yang lebih merata di seluruh wilayah Kota Tual.

Kedua, Polres Tual bersama Samsat Tual diminta meningkatkan pengawasan melalui razia di sekitar SPBU, termasuk melakukan penindakan terhadap kendaraan bodong yang diduga menyalahgunakan pembelian BBM bersubsidi.

Ketiga, TPID bersama pihak SPBU akan melakukan pemantauan secara berkelanjutan terhadap aktivitas pengisian BBM oleh kendaraan yang dicurigai melakukan pelanggaran.

Keempat, TPID melalui Disperindag segera berkoordinasi untuk melaksanakan operasi pasar khusus BBM guna menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bagi masyarakat.

Kelima, TPID akan menjadwalkan inspeksi mendadak (sidak) BBM yang melibatkan pimpinan daerah sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap distribusi BBM bersubsidi.

Sementara rekomendasi keenam, Pemerintah Kota Tual melalui Disperindag akan mengusulkan penambahan kuota BBM bersubsidi kepada BPH Migas guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Melalui serangkaian langkah tersebut, Pemerintah Kota Tual berharap distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.