
TUAL | Lintas-Pulau.com : Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, kolaborasi, dan semangat gotong royong dalam mewujudkan pembangunan Kota Tual yang lebih maju dan berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Tual, Jumat (17/7/2026).
Dalam pidatonya, Wali Kota menegaskan bahwa perjalanan 19 tahun Kota Tual telah menghadirkan berbagai kemajuan yang patut disyukuri bersama. Berbagai prestasi dan penghargaan berhasil diraih, mulai dari peningkatan tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat serta pengendalian inflasi dan pengelolaan keuangan daerah.
“Semua capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kontribusi seluruh komponen daerah, mulai dari pemerintah, DPRD, TNI-Polri, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh masyarakat Kota Tual,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama. Di antaranya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan, pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelestarian lingkungan hidup bagi generasi mendatang.
Menurutnya, Pemerintah Kota Tual akan terus berkomitmen membangun pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Selain itu, sinergi dengan DPRD sebagai mitra strategis akan terus diperkuat guna memastikan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Pada momentum HUT ke-19 ini, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun daerah.
“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan kebersamaan, gotong royong sebagai modal utama, dan sinergi sebagai jalan menuju kemajuan Kota Tual yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pendiri daerah, pejuang pemekaran Kota Tual, para pemimpin terdahulu, DPRD, ASN, TNI-Polri, pelaku usaha, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh warga yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Yani Renuat turut menjelaskan makna slogan “Maryadat” yang menjadi semangat pembangunan Kota Tual.
Ia jelaskan Maryadat menurutnya, bukan sekadar akronim visi pembangunan daerah, tetapi memiliki makna filosofis dalam bahasa Kei yang berarti “lebih baik” dan “lebih maju”.
“Dalam pengertian bahasa Kei, Mariadat berarti lebih bagus dan lebih maju. Karena itu, setiap langkah pembangunan yang kita lakukan harus mengarah pada kemajuan dan kebaikan bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus melangkah bersama membangun Kota Tual yang maju, aman, religius, berdaya saing, dan berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur.
“Dirgahayu Kota Tual ke-19. Tual bersinergi membangun kota yang maju, aman, religius, berdaya saing, dan berkelanjutan untuk kemakmuran masyarakat. Tual Mariadat, Mariadat untuk Kota Tual,” tutup Renuat.