
TUAL | Lintas-Pulau.com : Penguatan kaderisasi menjadi fokus utama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa dan daerah ke depan.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Nita Rahmita Sari, saat membuka Konferensi Cabang (Konfercab) II DPC GMNI Kota Tual di Pendopo Kota Tual, Kamis (23/7/2026) malam.
Pantauan media ini di lokasi kegiatan, ratusan kader GMNI bersama sejumlah tamu undangan memadati ruang pertemuan yang menjadi forum tertinggi organisasi tingkat cabang tersebut.
Suasana penuh semangat mewarnai jalannya pembukaan Konfercab yang menjadi ajang evaluasi organisasi sekaligus momentum menentukan arah gerakan GMNI di Kota Tual untuk periode mendatang.
Dalam sambutannya, Nita Rahmita Sari menegaskan bahwa Konfercab tidak semata-mata menjadi agenda pergantian kepengurusan, melainkan ruang strategis untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi organisasi, dan merumuskan langkah perjuangan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
“Konfercab harus menjadi momentum untuk mengevaluasi kepengurusan, memperkuat persatuan organisasi, serta melahirkan kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.
Menurutnya, kaderisasi merupakan jantung organisasi yang harus terus diperkuat agar GMNI mampu melahirkan kader-kader berkualitas, berintegritas, memiliki karakter kebangsaan yang kuat, serta kapasitas intelektual yang mumpuni.
Di hadapan para peserta Konfercab, Waketum DPP GMNI juga memaparkan sejumlah agenda nasional yang menjadi prioritas organisasi. Di antaranya pelaksanaan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) sebagai wadah peningkatan kapasitas kepemimpinan dan militansi kader, penyelenggaraan Lokakarya Nasional untuk memperkuat arah gerakan organisasi, serta penguatan kelembagaan melalui tata kelola organisasi yang lebih tertib dan profesional.
Selain itu, DPP GMNI mendorong seluruh jajaran organisasi di daerah untuk membangun komunikasi yang harmonis dan memperluas kemitraan strategis dengan pemerintah daerah maupun berbagai elemen masyarakat.
Nita mengajak seluruh kader GMNI Kota Tual menjadikan Konfercab II sebagai momentum mempererat persatuan organisasi dan menyelesaikan berbagai dinamika internal melalui semangat rekonsiliasi serta gotong royong.
Ia berharap kepengurusan baru yang akan lahir dari forum tersebut mampu membawa GMNI Kota Tual menjadi organisasi yang semakin progresif, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Organisasi yang kuat bukan hanya dilihat dari jumlah kader, tetapi dari kualitas kader, tertib organisasi, serta kemampuan membangun komunikasi dan kemitraan,” tandasnya.
Kehadiran Wakil Ketua Umum DPP GMNI di Kota Tual sekaligus menjadi bagian dari upaya konsolidasi nasional organisasi untuk memperkuat jaringan gerakan mahasiswa dari tingkat pusat hingga daerah, dengan tetap berpegang pada semangat persatuan, perjuangan, dan keberpihakan kepada rakyat.