![]() |
TUAL | Lintas-Pulau.com : Aliansi Ojek Pasar Tual resmi mengumumkan penyesuaian tarif angkutan ojek di wilayah Kota Tual. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai respons terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai berdampak langsung terhadap biaya operasional para pengemudi ojek.
Kesepakatan kenaikan tarif tersebut dituangkan dalam surat persetujuan bersama yang ditetapkan pada 11 Juni 2026 oleh Aliansi Ojek Pasar Tual.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penyesuaian tarif dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara biaya operasional pengemudi dan pelayanan transportasi kepada masyarakat.
Untuk rute Pasar Tual menuju Lorong 25, Pertamina, Tanah Putih, Kantor DPRD Kota Tual, Kantor Wali Kota Tual dan sekitarnya, Yerler, Sinar Pagi, Banda Eli, Wearhir, serta Kiom, tarif yang sebelumnya Rp5.000 kini naik menjadi Rp8.000.
Sementara itu, tarif perjalanan dari Pasar Tual menuju BTN, BTN Koperasi, Tete Pancing, Mangon, OKB, Fiditan, Lorong Citra, Un Pantai, Taar, dan Jalur Taar Baru mengalami kenaikan dari Rp10.000 menjadi Rp15.000.
Untuk rute Pasar Tual menuju Ngadi dan Dullah, tarif yang sebelumnya Rp20.000 kini menjadi Rp25.000. Sedangkan perjalanan menuju Ohoitel, Ohoitahit, dan Watran naik dari Rp15.000 menjadi Rp25.000.
Kenaikan tarif terbesar terjadi pada rute Pasar Tual menuju Labe Tawi dan Tamedan. Tarif yang sebelumnya Rp25.000 kini ditetapkan menjadi Rp40.000 per perjalanan.
![]() |
Aliansi Ojek Pasar Tual berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut sebagai langkah yang diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usaha para pengemudi di tengah meningkatnya biaya operasional.

