
TUAL | Lintas-Pulau.com : Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) SION Tual menggelar Ibadah Akhir Tahun Jam ke-II sebagai momentum refleksi iman dan ucapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun.
Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. Ny. J.M. Telussa/R dengan pembacaan Firman Tuhan dari Mazmur 66:1–20, mengusung tema “Bersyukur atas Perbuatan Allah, Melangkah ke Tahun Baru dengan Iman.”
Pdt. Telussa dalam khotbahnya, menegaskan bahwa akhir tahun bukan sekadar penanda pergantian waktu, melainkan saat yang tepat bagi jemaat untuk menghitung berkat Tuhan di tengah berbagai dinamika kehidupan.
Ia mengajak jemaat merefleksikan perjalanan iman yang telah dilalui, baik dalam sukacita maupun pergumulan.
Mengacu pada Mazmur 66, ia menekankan bahwa perbuatan Tuhan nyata dalam setiap fase kehidupan umat-Nya.
Ujian hidup, menurutnya, merupakan bagian dari proses pemurnian iman, sebagaimana perak dimurnikan melalui api.
“Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam setiap proses kehidupan, Tuhan sedang membentuk karakter dan iman kita,” ungkapnya dalam khotbah.
Lebih lanjut, jemaat diingatkan bahwa ungkapan syukur sejati tidak hanya diucapkan melalui kata-kata, tetapi diwujudkan dalam ketaatan, komitmen hidup, serta kesetiaan kepada Tuhan dalam keseharian.
Syukur yang benar, katanya, akan tercermin melalui sikap hidup yang berkenan kepada Tuhan.
Menutup khotbah, Pdt. Ny. J.M. Telussa/R menegaskan bahwa Allah adalah Tuhan yang mendengar doa umat-Nya dan tidak pernah menjauhkan kasih setia-Nya.
Jemaat pun diajak melangkah ke tahun yang baru dengan iman dan pengharapan yang teguh, seraya percaya bahwa Tuhan yang sama akan terus menyertai perjalanan hidup ke depan.
Ibadah Akhir Tahun GPM SION Tual berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, menjadi penguatan rohani bagi jemaat dalam menyongsong pergantian tahun dengan hati yang bersyukur serta iman yang diperbaharui.